Minggu, 27 November 2011

Gambar 2 Dimensi dan Gambar 3 dimensi


RUMAHKU ISTANAKU, inilah kata yang tepat bagi sebuah rumah. Rumah harus menjadi sebuah istana bagi penghuninya. Oleh karena itu sebuah rumah harus nyaman bagi penghuninya. Rumah yang nyaman dihuni akan memberikan kesan mendalam bagi penghuninya maupun tamu yang berkunjung ke rumah tersebut.
Mendirikan sebuah rumah bukanlah hal yang mudah. Banyak orang yang asal-asalan  membangun rumah tanpa gambar. Akibatnya, setelah sebagian dibangun ternyata tidak sesuai dengan keinginannya yang pada akhirnya dibongkar dan dipasang lagi. Atau sudah selesai tapi tidak sesuai dengan keinginan, keindahan, kekuatan dan kesehatan, terpaksa diperbaiki lagi. Pekerjaan membongkar dan memasang lagi malah akan membengkakkan dana yang bukan pada tempatnya.
Oleh sebab itu, sebelum membangun rumah harus membuat gambar
rumah terlebih dahulu. Dengan gambar tersebut, kita dapat dengan mudah membangun rumah karena gambar rumah berfungsi sebagai petunjuk sesuai dengan keinginan, ide-ide, imajinasi dan pikiran kita. Selain itu dengan gambar rumah, kita dapat mengestimasi dana yang diperlukan.
Gambar rumah dapat kita lakukan dengan gambar 2 dimensi dan gambar 3 dimensi. Gambar kerja biasanya dibuat dengan gambar 2 dimensi meliputi gambar Pra Rencana dan gambar detail dasar dengan skala atau perbandingan ukuran yang lebih besar. Gambar besteks dan bestek merupakan kunci pokok (tolak ukur) baik dalam menentukan kualitas dan skop pekerjaan maupun dalam menyusun Rencana Anggaran Biaya.
Gambar besteks terdiri dari :
1.       Gambar situasi, skala (Perbandingan Ukuran) 1 : 200 atau 1 : 500 dari :

-          Rencana letak bangunan
-          Rencana halaman
-          Rencana jalan dan pagar
-          Rencana saluran pembuangan air hujan
-          Rencana garis batas tanah dan roylen

2.       Gambar denah skala (Perbandingan Ukuran) 1 : 100
Gambar denah melukiskan gambar tapak (tampang) setinggi ±1,00 m dari lantai hingga gambar pintu dan jendela terlihat dengan jelas, sedangkan gambar penerangan atas ( Bovenlist ) digambar dengan garis putus-putus. Pada denah juga digambar atap dengan garis putus- putus lebih tebal dan jelas sesuai dengan bentuk atap. Lantai rumah induk dengan duga ( Pell ) ditandai dengan ± 0.00. Gambar kolom (tiang) dari beton dibedakan dari pasangan tembok. Semua ukuran arah vertical dari lantai diberi tanda ( + ) dan ukuran dibawah lantai diberi tanda ( – )
3.       Gambar  potongan skala (Perbandingan Ukuran) 1 : 100
Gambar potongan terdiri dari potongan melintang dan membujur menurut keperluan. Untuk menjelaskan letak atau kedudukan suatu kontruksi, pada gambar potongan harus tercantum duga ( Peil ) dari lantai, misalnya : dasar pondasi, letak tinggi jendela dan pintu, tinggi langit- langit, nok reng/Murplat.
4.       Gambar pandangan skala (Perbandingan Ukuran) 1 : 100
Pada gambar pandangan tidak dicantumkan ukuran-ukuran lebar maupun tinggi gambar. Gambar pandangan lengkap dengan dekorasi yang disesuaikan dengan perencanaan.
5.       Gambar Rencana Atap skala (Perbandingan Ukuran) 1 : 100
Gambar rencana atap menggambarkan bentuk kontruksi rencana atap lengkap dengan kuda- kuda, nok, gording, reng balok, dan lain-lain.
6.       Gambar Konstruksi skala (Perbandingan Ukuran) 1 : 50
Gambar kontruksi terdiri dari :
-          Rencana konstruksi beton
-          Rencana konstruksi kayu
-          Rencana jalan baja

7.       Gambar Pelengkap
Gambar pelengkap terdiri dari :
-          Gambar listrik dari PLN
-          Gambar Sanitair
-          Gambar saluran pembuang air kotor
-          Gambar saluran pembuang air hujan

Dengan gambar 2 dimensi kita harus bisa membayangkan bagaimana jadinya kalau rumah kita sudah nyata. Orang non teknik (bukan arsitek dan bukan teknik sipil) akan kesulitan membayangkannya. Oleh sebab itu, gambar 2 dimensi diproyeksikan menjadi gambar 3 dimensi agar kita bisa melihat secara nyata bentuk rumah, bukan lagi membayangkannya.
Demikian sedikit banyak pengetahuan dari gambar kerja, sehingga untuk mendirikan sebuah bangunan diharuskan menggunakan gambar kerja, disamping itu akan mempermudah kita untuk mengarahkan tukang atau mandor.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar